Featured

Pengalaman Daftar Kerja di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

Banyak yang belum tau prospek yang sesuai di dunia kerja dari Teknik Lingkungan, banyak yang belum tahu, atau salah mengartikan. Belum lagi setiap universitas memiliki kekhususan masing-masing. No Problem at all for me, karena emang tugasku nantilah yang akan menjelaskan jurusan ini (cailah). Mimpiku hanya satu waktu itu, menjadi salah satu insinyur yang bergerak di bidang pemasokan air bersih untuk membantuk kemaslahatan, khususnya di daerah terpencil. Dengan modal nekat dan mimpi tersebutlah aku memilih jurusan ini dan Alhamdulillah bisa lulus :”). Mimpi yang kadang mengebu-ngebu hingga sampai pada titik aku sendiri lupa akan mimpi tersebut, karena luasnya bidang Lingkungan.

.

Lanjut, singkat cerita tanpa aku sadari, 4 tahun berlalu dan Alhamdulillah aku diterima di salah satu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di salah satu kota Jabodetabek, yaitu di Kota Depok. PDAM itu merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan air bersih ke setiap rumah. Disini teknik lingkungan memiliki peran untuk mengolah air yang akan digunakan sebagai air bersih oleh warga dan juga membangun saluran perpipaan untuk distribusi air tersebut.

Siapa sangka, satu-satunya mimpi anak umur 18 tahun bisa mulai diwujudkan disini. Yang pastinya tidak akan mudah kedepannya. Pencarian kerja tanpa henti, lamar kesana-kemari. Menerima banyak kepahitan penolakan dari beberapa perusahaan. Hati deg-degan setiap ada email dari perusahaan yang sedang dilamar, banyak yang terjadi dan banyak pembelajaran hidup. Hingga sampailah pada titik aku diterima salah satu perusahaan, yaitu PDAM. Saya melamar di bagian staff Pengawasan dan Perencanaan – Bagian Pembangunan (SPP-BP).

.

Jadi aku diterima lewat jalur Rekrutmen Terbuka PDAM Tirta Asasta, Depok. Rekrutmen terbuka ini terbuka untuk 10 posisi yang berbeda. Pada rekrutmen ini terdiri atas 6 tahapan yang dimulai sejak tanggal 22 Februari – 22 Mei 2018. Total lamanya selama 3 bulan. Aku sendiri tahu open rekrutmen ini ketika datang Job Fair UI di Balairung pada tanggal 22-24 Februari 2018. Rekrutmen ini sebagian besar hampir sama dengan rekrutmen di perusahaan lain, namun ada beberapa tambahan.

pdam

  1. Seleksi Berkas

Pada tahap ini, setiap peserta harus mengisi form google dulu, kemudian nanti mengirim berkas tambahan lainnya. Pada tahapan ini hanya dibutuhkan kesabaran, karena memang cukup menyita waktu, dan banyaknya isian google form juga berkas tambahan lain yang harus dikirim. Jika lulus maka akan diberi sms blast untuk pemberitahuan terkait test tertulis

  1. Test Tertulis

Pada test tertulis ini, yang diuji berupa test verbal, non verbal (hitungan dasar), test kreaplin (pasti para pencari kerja udah tahu test ini). Test nya cukup lama, dari pagi hingga siang. Jadi sebelum test usahakan istirahat cukup dan makan pagi dulu, supaya fokus pengerjaannya. Test ini dilakukan oleh pihak ketiga yang bekerja sama dengan PDAM Depok Pada test ini juga akan dijelaskan mengenai profil perusahaan, berapa banyak karyawan yang akan direkrut dan detail dari setiap tahapan test rekrutmen. Pada sesi ini juga ada tanya-jawab, jadi peserta bisa bertanya pada saat sebelum/sesudah test.

  1. Interview Psikolog

Jika lulus test tertulis, maka akan diberi sms blast berupa pemberitahuan akan jadwal test interview psikolog. Test dengan psikolog ini lebih berfokus pada penggalian lebih mendalam terkait dengan CV dan keadaan psikologi dari peserta rekrutmen. Beberapa pertanyaan yang diajukan mirip-mirip dengan tips and trik untuk wawancara yang banyak tersedia di internet, misalkan : kelebihan dan kelemahan, apa pencapaian terbesar, apa kegagalan terbesar, dll. Test ini diadakan berurutan, dan kita tidak mengetahui urutan keberapa sampai kita hadir ditempat. Beruntung saya dapat urutan pertama, sehingga tidak perlu menunggu lama. Jadi saran saya, persiapkan diri jika misalkan dapat urutan terakhir, karena mungkin akan lama menunggu giliran.

  1. Test Kemampuan Teknis

Jika lulus test interview psikolog, maka akan diberi sms blast berupa pemberitahuan akan jadwal tet interview kemampuan teknis. Test ini disesuaikan dengan bagian apa yang saya apply, yaitu Bagian Perencanaan – Staff Pembangunan dan Pengawasan, sesuai dengan jurusan perkuliahan saya. Pada test ini, saya diberi waktu kurang lebih 2,5 jam untuk menyelesaikan soal pertanyaan berupa isian, dan menggambar jaringan air menggunakan software EPANET dan menggambar detail rancangan jaringan perpipaan menggunakan software AutoCad. Saran saya untuk test kemampuan teknis, cobalah untuk menjawab soal keseluruhannya, meskipun ada yang tidak selesai, karena agar diketahui paling tidak kita memiliki kemampuan (khususnya untuk penggunaan software).

  1. Medical Check-up (MCU)

Jika lulus test kemampuan teknis, maka akan diberi sms blast berupa pemberitahuan akan jadwal untuk Medical Check-up. Pada tahapan ini, seluruh peserta rekrutmen akan melakukan MCU di RSUD Kota Depok. MCU sendiri terdiri atas pemeriksaan darah (gula darah puasa dan setelah puasa), urin, EKG, tekanan darah, dll. MCU ini berlangsung dari pagi hingga siang hari.

  1. Interview Direksi

Jika lulus Medical Check Up, maka akan diberi sms blast berupa pemberitahuan akan jadwal tet interview direksi. Pada tahapan ini, setiap bidang yang saya daftar berada bi dalam bagian operasional, sehingga saya diwawancarai oleh direksi bagian operasional. Pada tahap ini, saya masih diwawancara terkait dengan CV, namun tidak sedalam ketika interview psikolog. Pada interview ini lebih fokus pada kemampuan yang dimiliki khususnya dari bidang teknik lingkungan dan teknik sipil karena akan berhubungan dengan saat bekerja nanti.

Setelah selesai keseluruhan tahap, akan diberitahu apakah diterima atau tidak. Alhamdulillah saya akhirnya diterima di bidang yang saya daftar. Besar rasa syukur yang saya rasakan atas kesempatan yang saya terima dan kesesuaian akan mimpi yang saya inginkan sejak dulu. T

Terima Kasih sudah membaca, semoga bermanfaat : )

.

sumber : https://langitmerah.com/lowongan-pekerjaan-feb-2018/

 

Advertisements

Habibie dan Ainun

Judul diatas merupakan judul buku karangan Bacharuddin Jusuf Habibie, orang yang saya kagumi dan sangat menginspirasi kehidupan saya sejak dulu. Buku ini saya baca kurang lebih 2 tahun yang lalu. Sukses bikin air mata banjir.

Posting kali ini saya ingin mengambil intisari dari buku ini. sungguh hampir seluruh isi buku ini semuanya adalah mutiara-mutiara kehidupan yang patut saya contoh, tidak hanya saya namun bangsa Indonesia

  1. Perdalam Ilmu.

Sangat penting untuk setiap manusia memiliki keahlian di bidang mereka masing-masing, oleh karena itu pedalam ilmu kita, belajarlah dengan tekun. tidak harus belajar di Indonesia, jika mampu pergilah ke negara-negara maju. gali ilmu sebanyak-banyaknya

  1. Harapan Bangsa

Ingatlah satu hal, bahwa bangsa ini butuh orang-orang ahli yang dapat merubah sistem tatanan negara ini. Pak Habibie sudah dikenal banyak orang dengan keberaniannya kembali ke Indonesia, membangun negara yang masih tertatih-tatih, meninggalkan jabatan tinggi di Jerman.

  1. Fokus

Fokuslah pada apa yang kita kerjakan, meskipun itu terkadang sulit untuk dilakukan, namun coba terus, latih diri kita agar terbiasa fokus dalam mengerjakan sesuatu, agar hasilnya maksimal

  1. Cinta Sejati

Buku ini sukses menguras air mata saya, karena begitu murninya cinta antara Pak Habibie dan Almh. Ibu Ainun. Bacalah buku ini agar kalian tau makna cinta sejati, murni, di bawah naungan Allah S.W.T

  1. Spiritual

The last but not least, namun inilah yang mewadahi keseluruhan point-point yang saya sebutkan diatas. bahwa sesungguhnya manusia diciptakan untuk menghambakan dirinya pada Allah S.W.T. jadikan keseharian kita, pencapaian kita itu diikuti dengan spiritual kita yang semakin menambah.

Pak Habibie berhasil menggabungkan unsur-unsur diatas sehingga beliau sukses dalam berbagai bidang. semoga buku ini dapat terus menginspirasi banyak orang ya pak :). saya sangat bahaia berkesempatan membaca buku beliau

 

Work with Worship

Sudahkah kita bekerja sesuai dengan cara kerja yang baik dan benar ?

Terpikir oleh saya, hasil pemikiran mengenai analogi praktikum. Sebagai anak teknik, dan jurusan eksakta lainnya praktikum sudah menjadi hal lumrah.

Apa saya yang dilakukan saat praktikum ?

  • Hal utama yaitu harus memiliki tujuan yang jelas. Jika praktikum tujuannya tidak jelas (re: masih ngawang-ngawang), dapat dipastikan keseluruhan praktikum tidak jelas dan tidak menghasilkan jawaban yang jelas juga.
  • Selanjutnya adalah cara kerja, ini tidak kalah pentingnya. Praktikum yang saya jalani dimasa perkuliahan hingga penelitian skripsi, sangat menekankan mahasiswa untuk paham cara kerja dengan baik. Awalnya saya berfikir, cara kerja tidak terlalu penting, gampang aja, praktikum bawa kertasnya trus tinggal liat kalau lupa. Tapi pada kenyataannya, cara kerja itu amat sangat penting untuk diingat. Kalau kita cuma inget seadanya, kemungkinan kesalahan pasti terjadi, dan akan berdampak besar pada hasil praktikum.
  • Setelah kegiatan praktikum di laboratorium selesai dilakukan, kita akan melihat data yang diperoleh dengan kecocokan dengan data yang ada di-literatur (re:jurnal, buku, dll). Kalau terjadi perbedaan udah pasti kesalahan pasti hal utama yang dievaluasi adalah cara kerja bukan? Disitulah saya sendiri sadar bahwa cara kerja itu sangat penting untuk dipahami dengan benar.

Begitulah dengan kehidupan. Banyak orang yang meminta kita menjelaskan tujuan juga dengan cara apa mencapai tujuan tersebut. Kadang kita masih membuat tujuan dan membiarkannya tanpa mendetailkan cara pencapaiannya.
Saya sendiri sering menetapkan tujuan namun dengan cara kerja untuk mencapainya masih tidak terdeskripsi dengan baik. Sehingga sering meleset bahkan gagal total.
Begitu pula ketika kita bekerja. Kadang kita bekerja tidak sesuai dengan cara kerja. Terlepas dari ketersediaan cara kerja tersebut dalam seluruh kerja dikehidupan ini.

Mulai buka kembali daftar harapan kita, dan detailkan dengan jelas apa langkah-langkah yang harus diambil.

#notetomyself

Pertanyaan Seputar Biomassa

Saya tergelitik untuk mencoba menjawab pertanyaan yang saya sendiri tanyakan pada calon-calon staff ku ketika proses wawancara Bidang Biomassa Forum Energi untuk kepengurusan tahun 2016. Sebenernya ini tidak murni jawaban saya sendiri, agar jawaban pertanyaan ini lebih akurat. 

1. Ceritakan tentang biomassa dan mengapa biomassa dapat dijadikan salah satu sumber energi terbarukan!

Biomassa merupakan bahan-bahan organik yang berasal dari tumbuhan, hewan , produk atau limbah industri, pertanian, perkebunan,kehutanan, peternakan, perikanan. Dari biomassa ini dapat dihasilkan bio-energi yaitu energi bahan bakar nabati (bio-fuel) dan aliran listrik (biomass-based electric ).

Untuk energi terbarukan, biomassa memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di Indonesia, terutama limbah/sampah. hal ini dikaitkan dengan jumlahnya yang terus meningkat seiring dengan peningkatan penduduk terlebih di daerah padat penduduk, perkotaan. Namun untuk saat ini potensi energi biomassa di Indonesia masih belum dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Untuk jenis biomassa lainnya, seperti seperti tumbuhan masih dapat dikembangkan juga di Indonesia. Namun pengembangan energi ini sering berbenturan dengan isu kebutuhan pangan untuk manusia khususnya untuk beberapa jenis tumbuhan seperti singkong, jagung dan ubi. Seperti yang diketahui bahwa kelaparan masih menjadi isu besar, sehingga tumbuhan masih lebih diprioritaskan sebagai pangan dibandingkan sebagai sumber energi terbarukan biomassa.

2.   Bagaimana perkembangan biomassa sebagai sumber energi!

Perkembangan biomassa sebagai sumber energi sudah dilakukan sejak lama, yaitu dengan cara membakar sisa pertanian untuk menghangatkan tubuh, penerangan sudah lama dilakukan masyarakat pedalaman. Namun penerapannya masih termasuk tidak ramah lingkungan. Seiring dikenalkannya istilah renewable energy dan penemuan teknologi-teknologi ramah lingkungan terkait dengan biomassa, maka penggunaannya mulai booming dibicarakan.

3.   Berapa besar potensi biomassa digunakan sebagai energi terbarukan? Dengan potensi sebesar itu, apa langkah yang perlu diambil untuk mewujudkannya?

Potensinya besar , dikarenakan Indonesia masih memiliki daerah-daerah tidak terpasok listrik dari PLN, sehingga dapat memudahkan mereka untuk menghasilkan energi listrik secara mandiri. Disetiap pulau memiliki potensi biomassa yang sangat beragam dan dapat digunakan untuk menghasilka bo-energi. Indonesia masuk dalam potensi biomassa terbesar di ASEAN yaitu sekitar 60 juta ton berat kering, namun pemanfaatannya masih sangat kecil yaitu tidak mencapai 200 MW dan menempati uturan ke empat setelah Thailand, Filipina, dan Malaysia. Untuk Thailand sendiri, sudah menghasilkan 1200 MW.

Sanitasi di Indonesia

Kurang lebih setahun yang lalu, saya berkesempatan untuk mengikuti workshop mengenai sanitasi. Workshop kali ini dilakukan oleh pusat studi di University of Tachnology of Sydney. Workshop ini memaparkan penelitian yang sudah dilakukan selama 3 tahun mengenai pengembangan Sanitasi Lokal yang  Berkelanjutan.

Judul dari penelitian mereka secara lengkap adalah

“Tata Kelola Efektif untuk Pengoperasian Jangka Panjang Sistem air Limbah Skala Lokal”

Dilihat dari keseluruhan, sanitasi di Indonesia masih dikelola secara tersendiri oleh tiap daerahnya, atau yang biasa dikenal dengan sebutan Kegiatan Swadaya Masyarakat (KSM). Dikarenakan masik dikelola dengan KSM, maka sering terjadi sanitasi yang terbuat tidak bertahan lama, karena maintenance-nya yang tidak konsisten, dan tidak dilakukan pengecekan secara rutin oleh orang yang memang ahli.

Permasalahan sanitasi sendiri, masih tidak prestigius di kalangan pejabat daerah, mereka lebih mementingkan pengembangan ataupun pembangunan jalan agar meningkatkan pamor mereka. Masyarakat menengah keatas pun juga masih tidak peduli dengan pengolahan sanitasi ini. Jadilah orang-orang yang mmperhatikan masalah ini masih orang yang memang memegang tanggung jawab saja, malahan masih banyak para bule yang terjun langsung.

Keadaan ironis kalau melihat sanitasi di Indonesia, yang belum menjadi prioritas pemerintah. Bagaimana pemerintah masih belum mengalokasikan dana besar terhadap sanitasi di Indonesia. Sanitasi di Indonesia masih di dominasi dengan tipe on-site, atau yang biasa dikenal dengan nama septic-tank. Penggunaan sanitasi dengan tipe tersebut sangat rentan mengotori air bersih (sumur ataupun aliran air bersih dalam pipa). Karena bakteri patogen akan menyebar masuk ke dalamnya.

Kenapa penggunaan septic-tank dapat mengotori air bersih?

Septic tank yang diletakkan dengan jarak kurang dari 10 m akan mengotori air bersih, paling tidak akan menyebabkan masuknya bakteri patogen dalam air. Penggunaan septic-tank saat ini, di Jakarta khususnya, sudah sangat berantakan, sehingga potensi masuknya bakteri patogen sudah tidak dapat dihindari lagi.

Penggunaan jaringan off-site perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mengurangi penggunaan septic-tank, cubluk, dll. Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini. Karena sanitasi menjadi salah satu akar masalah dari kesehatan masyarakat yang semakin memburuk. Permasalahan kesehatan masyarakat kelas bawah, dapat dikurangi dengan penyediaan sanitasi yang bersih dan layak. Tidak perlu membuat sanitasi dengan budget yang besar, tapi coba pusatkan saja pada pembuatan yang efektif dan memang sistem yang dibutuhkan.

Beberapa solusi sudah pernah dilakukan, namun pada beberapa daerah tidak terkelola dengan baiik. Hal ini dikarenakan masyarakat yang tidak terlatih untuk pengoperasiannya, ataupun ternyata solusi tersebut berbenturan dengan nilai adat mereka, mereka tidak suka dengan solusi tersebut.

Sebenernya workshopnya membahas permasalahannya lebih kompleks lagi, Hanya saja, saya sendiri masih merasa permasalahan yang saya sebutkan di atas masih perlu menjadi highlight penting, sebelum mebahas permasalahan yang lebih kompleks.

 

Apa itu Bonus Demografi ?

 

Bonus demografi merupakan kejadian dimana meningkatnya populasi produktif manusia (16-64 tahun) akibat terjadinya penurunan kelahiran dan kematian dari populasi non-produktif suatu negara. Bonus demografi terjadi ketika persentase kelahiran menurun,sehingga memberikan jeda waktu untuk tumbuh kembang dari pada populasi produktif. Keadaan ini terjadi di Indonesia dan akan mencapai puncaknya pada tahun 2038.

Menelisik secara lebih jauh, beberapa negara lain dengan bonus demografi berhasil meningkatkan pendapatan ekonomi negara yang tentunya akan meningkatkan pendapatan perorangan.  Indonesia memiliki banyak keuntungan terkait dengam bonus demografi ini, jika dapat dikelola dengan baik maka populasi produktif ini akan mampu meningkatkan daya saing dan pendapatan negara. Kesehatan, pendidikan, pengembangan skill merupakan dasar yang penting untuk dikembangkan terhadap populasi produktif.

Namun diketahui bahwa populasi produktif di Indonesia masih banyak yang tidak mengenyam pendidikan tinggi terutama di daerah terpencil. Kebanyakan dari mereka hanyalah tamatan SD yang kemudian bekerja sebagai buruh kasar ataupun (Tenaga Kerja Indonesia) TKI.  Hal ini semakin buruk dengan tidak meratanya penyebaran dari populasi produktif yang berdaya saing tinggi dengan populasi produktif berdaya saing rendah. Hal ini dapat menyebabkan kota tersebut akan sulit untuk mengimbangi.

Dari sudut pandang, saya sendiri masuk dalam bagian populasi produktif, namun masih merasa kekurangan dalam peningkatan pendidikan dan pengembangan hard-skill dan soft-skill dibandingkan dengan negara ASEAN maupun seluruh dunia. Inginnya dengan adanya bonus demografi ini, aku dapat membantu juga dalam pengambangan SDM agar kejadiannya menguntungkan Indonesia, bukan sebaliknya malah merugikan Indonesia.

 

Analisis Klor/Klorin Aktif

Pembahasan kali ini mengenai materi untuk praktikum yang berjudul “Analisis Klor/Klorin Aktif”

Apa Tujuan Praktikum?

Untuk mengetahui jumlah klor yang dibutuhkan untuk air baku Danau Mahoni (salah satu danau di Universtas Indonesia, terletak di antara Fak. Teknik dan Fak. Ilmu Budaya) dengan kualitas tertentu sehingga tercapa titik Break Point Chlorination (BPC).

Mengapa digunakan klor dalam Sistem Pengolahan Air ?

Klor digunakan untuk membasmi bakteri dan mikroorganisme, atau biasa dikenal dengan sebutan desinfektan. Kemampuan desinfeksi klor dikarenakan sifat pengosidasi klor yang kuat , dimana klor mengoksidasi enzim dari sel mikroba. Enzim tersebut sangat penting untuk proses metabolisme mikroba . Klor banyak digunakan karena efektif, harganya murah, dan residu dari zat klorin dapat digunakan sebagai desinfektan dalam sistem distribusi air nanti.

Apa bentukan reaksi klorin dalam air baku?

Gas klorin berekasi dalam air membentuk asam hipoklorus dan asam hipoklorit (HOCl). Proses desinfeksi berlangsung dimana bentuk dari klor adalah HOCl dan berekasi dengan amoniak dan zat lainnya. Hasil rekasi antara HOCl dan Amoniak akan membentuk kloramine (atau disebut dengan residu klorin kombinasi). Untuk gas klorin, asam hipoklorus, dan ion hipoklorit disebut sebagai residu klorin bebas, karena tidak berikatan dengan zat apapun. Sebenernya banyak reaksi klorin dengan zat lainnya, tapi lebih diutamakan amonia, karena amonia termasuk zat berbahaya dan banyak terkandung dalam air limbah.

Apa itu BPC ?

BPC itu adalah suatu keadaan dimana jumlah klor yang dibutuhkan sehingga

·         Semua zat dapat dioksidasi, teroksidasi

·         Amoniak hilang sebagai gas N2

·         Masih ada residu klor aktif terlarut yang konsentrasinya dianggap perlu untuk pembasmian kuman-kuman.

Dimana pada titik tersebut, kandungan klor tersisa manjadi habis dikarenakan sudah bereaksi semua dengan seluruh amonia, atau bisa dikatakan bahwa pada penggunaan klorin dalam jumlah tersebut, habis terpakai semua untuk mengoksidasi amonia dan zat-zat lainnya. Ketika klor berekasi dengan amonia maka akan menghasilkan kloramine,  disaat amonia sudah habis teroksidasi semua (menjadi gas N2) maka klor yang tersisa akan mulai dihitung dari titik BPC tersebut.

Mengapa diperlukan residu klorin dalam air yang sudah melalui proses desinfeksi?

Karena setelah proses desinfeksi, air sudah dapat di distribusikan ke rumah tangga maupun industri. Unit pengolahan air biasanya jauh dari pemukiman, sehingga diperlukan alian distribusi (seperti pipa). Selama proses distribusi sangat rentan air bersih tersebut untuk terkontaminasi zat-zat berbahaya, sehingga perlunya ada residu dari klorin tersebut, untuk menjaga agar air tetap bersih, namun tetap juga dengan dosis yang sewajarnya, kan mau dikonsumsi masyarakat juga.

Sumber :

  • Buku panduan praktikum Laboratorium Lingkungan Program Studi Teknik Lingkungan UI
  • Buku Kimia Lingkungan tercinta karangan Clair N Sawyer dkk
  • Buku Unit Operations and Processes in Environmental Engineering karengan Reynolds/Richards

NB : Postingan ini sebenernya aku buat kurang lebih setahun lalu, tapi baru di posting saat2 ini.